BANTAI DIGITAL! 260 WEBSITE SEKOLAH & INSTANSI DIBOBOL, DIJUAL MURAH LEWAT TELEGRAM UNTUK JADI SARANG IKLAN JUDI ONLINE

Kriminal 31 Jul 2026 01:20 2 min read 132 views By Redaksi

Share berita ini

BANTAI DIGITAL! 260 WEBSITE SEKOLAH & INSTANSI DIBOBOL, DIJUAL MURAH LEWAT TELEGRAM UNTUK JADI SARANG IKLAN JUDI ONLINE
Menguak Kebusuran Digital, Menjaga Martabat Bangsa di Ruang Maya.

SURABAYA || Wadah Aspirasi — Ini adalah pencemaran nama baik paling brutal di dunia maya! Bayangkan, saat warga mencari informasi sekolah atau layanan pemerintah, yang muncul justru iklan judi online menjijikkan. Itulah kenyataan pahit yang dibongkar Ditressiber Polda Jatim: sekelompok penjahat siber merampas 260 domain resmi lewat celah keamanan, lalu memperjualbelikannya bebas di ruang obrolan Telegram bernama S-X MARKETS demi keuntungan haram.

 

JEJAK PELAKU: SATU TERSANGKA AMAN, JEJAK JARINGAN GLOBAL DIBURU

Dari gelapnya dunia maya, aparat berhasil melacak dan meringkus pelaku utama berinisial AAK, warga asal Demak, Jawa Tengah. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menegaskan dalam konferensi pers Kamis (30/7/2026): "Kejahatan ini merusak tatanan kepercayaan publik. Kami peringatkan: akses ilegal sistem elektronik berujung penjara!"

 

MODUS NGERI: RAMPAS KENDALI, GANTI TAMPILAN, JUAL AKSES

Direktur Ditressiber, Kombes Pol. Bimo Ariyanto, membeberkan resep kejahatan yang mematikan:

✅ Menyusup lewat lubang keamanan yang tak diperbarui pengelola.

✅ Mengambil alih kendali penuh & memblokir pemilik sah.

✅ Memasang file penyusup, lalu menjual akses domain di Telegram.

✅ Domain bersih berubah jadi sarang subdomain judi dalam sekejap!

"Rakyat tertipu, institusi malu. Ini kerusakan ganda: sistem dan reputasi," tegas Bimo.

 

DAFTAR KORBAN: DARI PENDIDIKAN HINGGA NEGARA

Total 260 situs yang dirusak:

➡️ 80 Sekolah & 20 Kampus (termasuk Univ. PGRI Madiun)

➡️ 13 Instansi Pemerintah

➡️ 147 Perusahaan Swasta

Wilayah terdampak meluas dari Jateng, Jabar hingga Jatim.

 

BARANG BUKTI MELIMPAH, TERSANGKA DIKURUNG

Penyidik menyita: HP, akun Telegram S-X MARKETS, dompet digital DANA, rekening Danamon & Mandiri, serta jejak media sosial. Tersangka kini ditahan, namun penyidikan terus dikembangkan untuk memburu pembeli domain dan otak di baliknya.

 

KECEWA DUNIA PENDIDIKAN

Bambang Eko Nugroho, Biro Hukum Unipma, mengapresiasi penangkapan ini namun menyesalkan dampaknya: "Nama baik pendidikan ternoda judi. Terima kasih Polda Jatim memulihkan martabat kami."

 

PERINGATAN KERAS UNTUK SEMUA PENGELOLA SITUS!

Jangan remehkan pembaruan sistem! Perkuat pertahanan siber sebelum website Anda dibajak dan dijadikan alat kejahatan. Keamanan digital adalah harga mati!

Ad
Sidebar
Wadah Aspirasi
Chat with us on WhatsApp